Home / Berita Umum / Badak Jawa Tinggal Tersisa 68 Ekor

Badak Jawa Tinggal Tersisa 68 Ekor

Badak Jawa Tinggal Tersisa 68 Ekor – Badak Jawa di Ujung Kulon, Banten, dimaksud cuma tersisa 68 ekor. Perburuan cula dinilai jadi satu diantara penyebabnya hewan itu terancam punah.

” Keadaannya gawat menuju kepunahan. Bila tidak benar-benar dijaga jadi tak ada apa pun yang membolehkan untuk apakah itu kawasannya mesti dijaga benar. Pengamanan bagus, tak ada perburuan, karna dia binatang pemalu ya, ” kata Dirjen Perlindungan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kehutanan (KLHK) Wiratno saat terlibat perbincangan, Kamis (26/4/2018) malam.

Tetapi, Wiratno menjelaskan seekor badak Jawa yang diketemukan mati bernama Samson bukanlah karna perburuan. Samson disangka mati karna umur.

Di dalam berita duka itu, ada juga berita senang. Dari camera tersembunyi punya Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) , ada 2 anakan yang terekam.

Populasi badak Jawa yang semula terdaftar 67 ekor pada 2017 jadi bertambah jadi 69 ekor. Tetapi karna Samson mati, jadi populasinya saat ini 68 ekor.

Koordinator Komunikasi World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Diah R Sulistiowati, mengamini pernyataan KLHK. Kelangsungan hidup badak Jawa menurut dia memanglah rawan.

” (Habibat) hanya di Ujung Kulon saja maka dari itu agak rawan, ” kata wanita yang karib disapa Sulis itu saat dihubungi terpisah.

” Dahulu jadi hanya 20 kami telah ada mulai sejak th. 68 kita kalkulasi hanya 20 saat ini naik, ” tambah Sulis.

Menurut Sulis, usaha penjagaan lokasi habitat badak Jawa mesti dibarengi usaha perlindungan. Diluar itu, pemerintah mesti meyakinkan lokasi perlindungan bebas dari pemburu.

” Bila tempatnya tidak dapat diberi tahu karna hindari perburuan. Kita tengah di kementerian, tengah membahas itu, telah terdapat banyak lokasi kita tengah survey dahulu layak apa tidak type pakan-pakan, semua jenis, ” kata Sulis.

About admin