Home / indonesia / Bahasa Indonesia Kalah Dirumah Sendiri

Bahasa Indonesia Kalah Dirumah Sendiri

Bahasa Indonesia kini mulai terpinggirkan di rumah sendiri ternyata malah mendapat apresiasi lebih dari 46 negara. Dendi Sugono selaku Mantan Kepala Pusat Bahasa pada Departemen Pendidikan manyatakan bahwa perguruan tinggi di negara-negara tersebut telah membuka pembelajaran bahasa indonesia. Hal semacam itu dapat dipandang sebagai bentuk apresiasi lantaran mereka telah mengadakan pembelajaran bahasa indonesia tanpa adanya rekomendasi dari pihak siapapun. “Mereka telah mendirikan program studi untuk bisa memperlajari bahasa indonesia dengan biaya mereka sendiri,” ujar Dendi.

Ia juga menyatakan menurut orang-orang di negara itu ada sesuatu yang cukup berbeda dengan indonesia yang mereka ingin mengoreknya lebih banyak lagi. Mereka juga cukup tertarik dengan kondisi alam, kebudayaan dan sosialnya yang menurut mereka sangat menarik untuk bisa dipelajari. Hal tersebutlah yang telah mendorong mereka untuk bisa mempelajari bahasa Indonesia. Dengan menguasai bahasa Indonesialah mereka dapat memahami kondisi sistem politik, kondisi sosial, dan ekonomi.

“Jadi saat bahasa Melayu gencarnya mempromosikan bahasanya, kita tak perlu khawatir, karena banyak sekali orang yang tertarik dengan bahasa Indonesia,”ungkapnya.

“Sebetulnya itu salah satu jalan untuk bisa membuat bahasa Indonesia mendunia. Akan tetapi bukan bermaksud ingin menginternasionalkan bahasa Indonesia namun lebih menjadikan bahasa ini sebagai bahasa pergaulan di dunia,” ujar Dendi.

About admin