Home / indonesia / Bawaslu Luncurkan Peta Titik Rawan DKI

Bawaslu Luncurkan Peta Titik Rawan DKI

Bawaslu Luncurkan Peta Titik Rawan DKI – Mendekati Pilkada Serentak 15 Februari, Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu) meluncurkan peta kerawanan Tempat Pemungutan Nada (TPS).

Peta kerawanan ini dibagi jadi penentuan gubernur, penentuan bupati, serta penentuan wali kota. Komisioner Bawaslu Divisi Pengawasan Daniel Zuchron mengemukakan ada 5 dimensi TPS riskan.

imensi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2017 memetakan kerawanan TPS menurut akurasi data pemilih, tersedianya logistik, politik duwit, mekanisme pemungutan, serta penghitungan nada, ” kata Daniel di Kantor Bawaslu Jalan MH Thamrin Jakarta, Senin (30/1/2017).

Dalam TPS riskan data pemilih, lanjutnya, Papua Barat merupakan tempat paling riskan dengan jumlah 1. 654 TPS. Selanjutnya diikuti oleh DKI Jakarta dengan jumlah 678 TPS serta Aceh 672 TPS.

” Utk TPS riskan logistik pilgub, Papua Barat menduduki paling riskan dengan jumlah 851 TPS serta diikuti oleh Aceh 529 TPS. Dan utk riskan politik duwit, Papua Barat masih di posisi pertama dengan jumlah 2. 048 TPS serta diikuti oleh Banten 2. 000 TPS, ” ucapnya.

Daniel memberi tambahan, utk lokasi riskan mekanisme pungutan suara dalam pilgub ada di Papua Barat dengan jumlah 999 TPS serta Banten dengan jumlah 565 TPS.

” TPS riskan keterlibatan penyelenggara negara dalam pilgub paling tinggi juga ada di Papua Barat dengan jumlah 1. 272 TPS serta Aceh 1. 164 TPS, ” kata dia.

About admin