Home / Berita Umum / Gerebek Pesta Sabu di Blitar, Seorang Anggota Polisi Diamankan

Gerebek Pesta Sabu di Blitar, Seorang Anggota Polisi Diamankan

Gerebek Pesta Sabu di Blitar, Seorang Anggota Polisi Diamankan – Seseorang anggota polisi tertangkap lantaran mengkonsumsi sabu di Kota Blitar. Data pihak kepolisian mencatat, terduga SKN (50) ini berpangkat Ipda dengan NRP 68060110. SKN sekarang menjabat jadi Panit terus Polsek Kertosono Polres Nganjuk.

Dari pesta sabu yg diadakan dalam sesuatu rumah di Kecamatan Sukorejo itu, polisi mengamankan barang untuk bukti sabu seberat 6, 55 gr. Tidak cuman SKN, polisi pun mengamankan seseorang kawan wanita terduga yg bernama RGB (48) yang penduduk Nganjuk.

Kabidhumas Polda Ja-tim Kombes Pol Frans Barung membetulkan penangkapan anggota Polres Nganjuk ini ini.

” Iya memang benar ada penangkapan itu. Udah lama, tgl 15 September dalam rumah Jalan Kalimas Sukorejo Kota Blitar, ” papar Barung dilakukan konfirmasi lewat WhatsApp, Senin (8/10/2018) .

Terungkapnya perkara ini, lanjut Barung, berasal kala terduga SKN pergi ke Kota Blitar. Yg dituju merupakan rumah RGB di Sukorejo. Kehadiran terduga ke rumah itu, sebelumnya mau menagih uang buat perbaikan mobil yg dirusakkan RGB.

” Nyata-nyatanya di tempat itu RGB tengah berpesta sabu berbarengan dua temannya. Ialah NN serta DN. Lantas terduga SKN ikut pula pesta sabu itu, ” ungkapnya.

Barung memberi tambahan, selesai pesta sabu RGB membawa SKN menggadaikan BPKB sepeda motornya. Uang hasil menggadaikan BPKB tersebut yg idenya bakal dikasihkan terhadap SKN buat ongkos perbaikan mobil.

” Namun sesampai di Blitar, mereka diamankan anggota Satresnarkoba Polres Blitar Kota. Serta kala digeledah diketemukan barang untuk bukti berwujud sabu yg disimpan di dompet kaca mata punya RGB.

Sesudah itu ke dua orang ini dibawa ke Polres Blitar Kota buat pengecekan seterusnya.

” Hasil tes urine, kedua-duanya positif mengkonsumsi sabu. Kami kirim barang untuk bukti ke labfor cabang Surabaya, sesudah itu kami pun penyelarasan dengan JPU buat menindak-lanjuti perkara ini, ” jelasnya.

Hasil titel masalah laporan polisi nomer : LP /56/IX/2018/SPK, Tgl 15 September 2018 menjelaskan, buat pemeran RGB udah tercukupi 2 alat bukti berwujud 2 saksi serta barang untuk bukti berwujud shabu. Hingga udah dapat buat diputuskan jadi terduga serta dilaksanakan penahanan dengan clausal 114, 127 UU no. 35 tahun 2009.

” Begitu pula buat SKN, sudah tercukupi 2 alat bukti . Ialah 2 saksi serta barang -bukti berwujud shabu hingga udah dapat diputuskan jadi terduga dengan clausal 132 jo 114 UU no. 35 tahun 2009, ” katanya.

About admin