Home / Berita Umum / Korban Bom Surabaya Akan Menerima Dana Kompensasi Dari Negara

Korban Bom Surabaya Akan Menerima Dana Kompensasi Dari Negara

Korban Bom Surabaya Akan Menerima Dana Kompensasi Dari Negara – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat memenuhi permintaan kompensasi sebesar Rp1,18 miliar yang di ajukan 17 orang korban bom di Surabaya lewat Instansi Perlindungan Saksi serta Korban (LPSK). Majelis hakim memenuhi permintaan kompensasi itu dalam sidang putusan terdakwa Syamsul Arifin alias Abu Umar pada Kamis (14/3).

Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengapresiasi putusan majelis hakim PN Jakarta Barat yang memenuhi kompensasi, jadi suatu bentuk pemenuhan hak korban terorisme. Kompensasi di ajukan beberapa korban lewat LPSK serta diungkapkan jaksa penuntut umum lewat tuntutan di persidangan.

“Kompensasi hak korban ditata dalam undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme serta Perlindungan Saksi serta Korban, serta majelis hakim memenuhi hak itu,” kata Susilaningtias dalam keterangannya di Jakarta seperti diambil Pada, Jumat (15/3).

Susilaningtias mengemukakan dikabulkannya kompensasi itu menaikkan rincian kesuksesan korban tindak pidana terorisme dalam menuntut haknya mendapat tukar kerugian.

Sesudah itu, tukar kerugian dapat dibayarkan negara lewat instansi yang mengadakan masalah perlindungan saksi serta korban.

Ada berbagai perihal yang memicu hitung kompensasi yang di ajukan 17 korban tindak pidana terorisme di Subaraya, diantaranya ongkos pemulihan korban yang tidak dijamin pemerintah, ongkos pergantian operasional serta pergantian pendapatan yang hilang.

“Dalam bagian kompensasi yang di ajukan, termasuk juga pergantian pada harga benda korban yang rusak atau hancur karena tindak pidana itu,” kata ia.

Ada juga Syamsul Arifin alias Abu Umar dikatakan bisa di buktikan bersalah oleh majelis hakim PN Jakarta Barat serta dijatuhi vonis 10 tahun penjara. Hukuman itu lebih enteng dibanding tuntutan jaksa penuntut umum ialah 15 tahun penjara.

About admin