Home / kesehatan / Meninggal Setelah Melahirkan

Meninggal Setelah Melahirkan

Atas maraknya kampanye vaksinasi rabies yang terjadi pada hewan anjing pada mayoritas besar negara maju, sejumlah anjing yang mengalami rabies diprediksi telah mengalami penurunan. Sayangnya, pada belahan dunia di mana tahapan vaksinasi masih dikatakan rendah, rabies sangat banyak merenggut puluhan ribu jiwa setiap tahunnya.

Salah satu ilmuwan baru saja mengabarkan bahwa seorang wanita yang hamil pada usia 25 tahun di provinsi Henan, Cina telah meninggal dunia usai terserang infeksi rabies. Mula – mula, wanita itu tak tahu bahwa anjing yang telah menggigitnya terserang infeksi rabies, sehingga ia sukses melahirkan bayi yang divonis sehat. Tidak lama setelah bayi terlahir, sang ibu pun menghembuskan napas terakhirnya.

Beberapa peneliti memiliki pendapat bahwa plasenta mempunyai peranan yang sangat penting yakni sebagai pelindung, sehingga menjadikan bayi tetap sehat meskipun sang ibu mengalami rabies.

Meskipun demikian, peneliti mencatat masih terdapat kemungkinan yang sangat besar rabies bakal menularkan pada anak, terutama ketika proses melahirkan. Masalahnya, pernah ada enam kasus yang tercatat dari wanita hamil yang mengalami infeksi rabies yang sukses untuk melahirkan bayi, akan tetapi lima dari enam bayi yang baru lahir tak bisa diselamatkan.

About admin