Home / Berita Umum / Polisi Tangkap 19 Preman yang Menduduki Lahan Kosong di Cengkareng

Polisi Tangkap 19 Preman yang Menduduki Lahan Kosong di Cengkareng

Polisi Tangkap 19 Preman yang Menduduki Lahan Kosong di Cengkareng – Polisi tangkap 19 orang preman yang menempati tempat kosong di Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Tidak hanya 19 preman itu, polisi tangkap seseorang pengacara berinisial NE.

“Sekarang ini yang berkaitan telah jadi terduga serta ditahan,” tegas Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Selasa (26/2/2018).

Hengki menjelaskan pengacara itu memberikan perintah pada beberapa preman untuk menantang hukum. Beberapa preman itu diperintah mengawasi tempat yang bukan haknya.

“Yang berkaitan memerintah preman menempati tempat kosong yang bersertifikat dengan mengerahkan preman bersenjata tajam,” papar Hengki.

Polres Jakarta Barat tangkap beberapa preman serta pengacara itu pada Senin (25/2). Polisi terima laporan dari masyarakat berkaitan terdapatnya beberapa preman yang kuasai tempat tiada seizin pemilik yang resmi.

Kasat Reskrim Polrea Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu menjelaskan beberapa preman itu mengintimidasi masyarakat. Mereka menempati tempat dengan fakta mempunyai surat info dari lurah.

“Terduga berkelit memPolisi tangkap 19 orang preman yang menempati tempat kosong di Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Tidak hanya 19 preman itu, polisi tangkap seseorang pengacara berinisial NE.

“Sekarang ini yang berkaitan telah jadi terduga serta ditahan,” tegas Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Selasa (26/2/2018).

Hengki menjelaskan pengacara itu memberikan perintah pada beberapa preman untuk menantang hukum. Beberapa preman itu diperintah mengawasi tempat yang bukan haknya.

“Yang berkaitan memerintah preman menempati tempat kosong yang bersertifikat dengan mengerahkan preman bersenjata tajam,” papar Hengki.

Polres Jakarta Barat tangkap beberapa preman serta pengacara itu pada Senin (25/2). Polisi terima laporan dari masyarakat berkaitan terdapatnya beberapa preman yang kuasai tempat tiada seizin pemilik yang resmi.

Kasat Reskrim Polrea Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu menjelaskan beberapa preman itu mengintimidasi masyarakat. Mereka menempati tempat dengan fakta mempunyai surat info dari lurah.

“Terduga berkelit mempunyai surat info lurah dengan mengatakan jika tanah ini diperjuangkan belasan tahun oleh pakar waris, sedang korban mempunyai bukti kepemilikan dengan SHM No.1185, 1186, 1187,” kata Edi dalam keterangannya, Selasa (26/2).

Sekitar 19 orang terduga yang ditangkap itu ialah NE, YL, MAR, YAS, GL, YL, BL, PK, IDCP, KW, ASS, WOK, ADPM, APK, SAR, DAD, YK, MM, serta FD. Beberapa preman itu, dimaksud Edi, mengakibatkan kerusakan kunci gembok pintu pagar serta rantai. Diluar itu, mereka menempatkan plang kepemilikan dan membuat gubuk untuk rumah serta toilet.

Dari tempat, polisi pun mengambil alih 2 unit motor, 4 bilah senjata tajam, sebilah golok, dua kayu yang dipasang kayu, 2 buah stik baseball, serta 1 unit mobil Toyota Avanza bernopol B-2667-TKD.punyai surat info lurah dengan mengatakan jika tanah ini diperjuangkan belasan tahun oleh pakar waris, sedang korban mempunyai bukti kepemilikan dengan SHM No.1185, 1186, 1187,” kata Edi dalam keterangannya, Selasa (26/2).

Sekitar 19 orang terduga yang ditangkap itu ialah NE, YL, MAR, YAS, GL, YL, BL, PK, IDCP, KW, ASS, WOK, ADPM, APK, SAR, DAD, YK, MM, serta FD. Beberapa preman itu, dimaksud Edi, mengakibatkan kerusakan kunci gembok pintu pagar serta rantai. Diluar itu, mereka menempatkan plang kepemilikan dan membuat gubuk untuk rumah serta toilet.

Dari tempat, polisi pun mengambil alih 2 unit motor, 4 bilah senjata tajam, sebilah golok, dua kayu yang dipasang kayu, 2 buah stik baseball, serta 1 unit mobil Toyota Avanza bernopol B-2667-TKD.

About admin