Home / Berita Umum / Seorang Pria Di Trenggalek Cabuli Anak Dibawah Umur, Lantran Kesepian Ditinggal Istri Kerja Di Luar Negeri

Seorang Pria Di Trenggalek Cabuli Anak Dibawah Umur, Lantran Kesepian Ditinggal Istri Kerja Di Luar Negeri

Seorang Pria Di Trenggalek Cabuli Anak Dibawah Umur, Lantran Kesepian Ditinggal Istri Kerja Di Luar Negeri – Polisi tangkap seseorang aktor pencabulan pada anak dibawah usia. Aktor mengakui lakukan laganya karena kesepian.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo menyampaikan tindakan bejat itu dikerjakan oleh Sutiyono (40) , Masyarakat Munjungan, Trenggalek. Aktor memperdayai korban dengan rayu bujuk serta uang sebesar Rp 10 ribu.

” Peristiwa ini terbongkar sesudah orangtua korban berprasangka buruk dengan keadaan kamar anaknya yang amburadul. Setelah itu ia menanyakan pada sang anak serta pada akhirnya dikisahkan peristiwa pencabulan yang dihadapi, ” kata Didit pada wartawan, Senin (24/9/2018) .

Dalam bertindak asusila itu, aktor masuk ke rumah korban waktu keadaan tengah sepi. Sesudah mencabuli korban, terduga memberi uang jajan Rp 10 ribu.

Tragisnya, pencabulan dikerjakan semenjak korban duduk di kelas V SD sampai Kelas VII SMP atau saat tiga tahun.

” Proses dari penyidikan, terduga mengaku bila telah bertindak amoral itu semenjak korban masih tetap duduk di bangku kelas V SD sampai Kelas VII SMP. Menjadi telah tiga tahun, ” jelas Didit.

Dari pencarian penyidik Unit Perlindungan Wanita serta Anak (UPPA) Polres Trenggalek, aktor disangka tengah kesepian karena istrinya tengah bekerja diluar negeri.

Tidak hanya terduga, polisi juga mengamankan beberapa tanda bukti, salah satunya celana serta pakaian punya korban, sepasang sandal jepit terduga, dan empat bungkus permen.

Karena tindakannya, sekarang terduga ditangkap di Polres Trenggalek untuk melakukan proses hukum selanjutnya. Terduga dijaring dengan Masalah 82 ayat 1 UURI Nomer 17 Tahun 2016 Mengenai Penentuan Perppu Nomer 1 Tahun 2016 Mengenai Pergantian ke-2 UURI Nomer 23 Tahun 2002 Mengenai Perlindungan Anak jadi Undang-undang.

” Ancaman hukuman optimal 15 tahun penjara, ” tutur Didit.

About admin