Home / Berita Umum / Tangihan Listrik Untuk Joan Ford Sangat Tinggi

Tangihan Listrik Untuk Joan Ford Sangat Tinggi

Tangihan Listrik Untuk Joan Ford Sangat Tinggi – Joan Ford (86), penghuni panti jompo di Melbourne mendapatkan tagihan listrik sebesar 2. 584 dolar (seputar Rp25 juta) dari perusahaan yang nampaknya mendaftar nenek pasien demensia ini menjadi pelanggan.

Joan tinggal di panti jompo View Hills Manor serta keluarganya membayar semua kebutuhannya ditempat itu termasuk juga cost listrik.

Akan tetapi pada Juni lantas, keluarga Joan temukan ada tagihan dari perusahaan bernama 1st Energy sebesar 1. 384 dolar untuk penggunaan listrik bulan Mei.

Tagihan itu justru dialamatkan ke nomer kamar rumah Joan di panti jompo.

Menantu Joan, Mark Matthys, menyampaikan berprasangka buruk mertuanya itu ditelepon oleh pemasaran perusahaan penyalur listrik serta tanpa sadar mendaftarkan menjadi pelanggan.

” Mertuaku penghuni panti jompo, tidak mempunyai rumah, ” tutur Matthys pada wartawan ABC Ali Moore.

” Bagaimana mungkin saja mendaftar pelanggan listrik buat seorang yang tidak miliki suatu untuk ditagih, ” tuturnya.

Pada akhirnya keluarga ini menghubungi 1st Energy serta diberitahu persoalan sudah dituntaskan.

Nyatanya, Joan masih tetap terima dua surat peringatan, ditelepon penagih utang, dan dikirimi tagihan baru dengan keseluruhan 2. 584 dolar.

Matthys makin heran, tidak tahu dari meteran listrik mana perusahaan itu mengambil keputusan tagihannya.

” Didalam rumah saya juga tagihannya tidak sebesar itu, ” katanya.

Menurut Cynthia Gebert, ombudsman bidang daya serta air, masalah ini begitu memprihatinkan.

Gebert mengakui tidak paham bagaimana tagihan itu dihitung, karena panti jompo di Australia umumnya tidak mempunyai meteran listrik di tiap-tiap kamar penghuninya.

” Kompleks pensiunan mungkin menempatkan meteran listrik sendiri-sendiri tiap-tiap unitnya. Tetapi panti jompo tidak semacam itu, ” tuturnya.

Jubir 1st Energy yang dihubungi menyampaikan pihaknya telah merampungkan persoalan ini serta tak akan menagih Joan.

” Karena aspek human error, persoalan ini tidak secara langsung dituntaskan demikian dilaporkan pertama-tama. Saat ini telah tuntas seutuhnya, ” tuturnya.

About admin